Kamis, 11 Januari 2010 20.15 WIB
Reporter: Sulaiman Arfikri H
Surabaya- Robohnya papan reklame di jalan Ahmad Yani Rabu sore kemarin (10/01) menimbulkan akibat yang cukup fatal. Lokasi papan reklame yang terletak dipinggir rel kereta api sontak menyebabkan jalur kereta Surabaya-Malang terhambat.
Pihak KAI sudah mencoba mengkonfirmasi kejadian ini dengan pihak reklame untuk segera
memindahkan papan reklame yang ambruk agar jalur kereta dapat dilalui. Kejadian robohnya reklame ini mengakibatkan penumpang yang akan berangkat dari Surabaya menuju Malang menumpuk di stasiun Wonokromo, sedang dari arah sebaliknya para penumpang dengan terpaksa mengakhiri perjalanan di stasiun Waru.
Robohnya reklame ini bukan baru sekali terjadi di Surabaya tetapi kejadian ini sudah kesekian kalinya terjadi dan berakibat cukup fatal. Kejadian kali ini memang hanya mengakibatkan kerugian secara materiil dan waktu, karena kejadian robohnya reklame ini membuat kereta tertahan sekitar 2 jam di stasiun Wonokromo. Jauh sebelum kejadian ini kerugian yang ditimbulkan lebih dari sekedar materiil dan non materiil tetapi berupa nyawa yang hilang karena kejadian ini. Pihak pemkot Surabaya benar-benar mencemaskan kejadian jatuhnya reklame ini yang dapat berakibat lebih fatal daripada kejadian-kejadian saat ini. Reaksi serupa juga diperlihatkan DPRD Surabaya, pihaknya sangat kecewa dengan robohnya reklame itu.
Salah satu penumpang sebut saja al (karena tidak ingin disebutkan namanya) kereta yang tertahan di stasiun Wonokromo menuturkan “kejadian iki benar-benar membuat runyam!semuanya jadi telat nang Malang”. Dan tertahannya kereta penataran SBY-Malang mengakibatkan para penumpang cukup kesal dan mengumpat karena 2 jam lebih mereka menunggu untuk berangkat. Di tambah lagi aliran listrik di Stasiun Wonokromo terputus karena petir. Ini merupakan pekerjaan rumah bagi pemkot Surabaya agar tidak terulang kembali kejadian yang merugikan masyarakat. ()
Reporter: Sulaiman Arfikri H
Surabaya- Robohnya papan reklame di jalan Ahmad Yani Rabu sore kemarin (10/01) menimbulkan akibat yang cukup fatal. Lokasi papan reklame yang terletak dipinggir rel kereta api sontak menyebabkan jalur kereta Surabaya-Malang terhambat.
Pihak KAI sudah mencoba mengkonfirmasi kejadian ini dengan pihak reklame untuk segera
memindahkan papan reklame yang ambruk agar jalur kereta dapat dilalui. Kejadian robohnya reklame ini mengakibatkan penumpang yang akan berangkat dari Surabaya menuju Malang menumpuk di stasiun Wonokromo, sedang dari arah sebaliknya para penumpang dengan terpaksa mengakhiri perjalanan di stasiun Waru.Robohnya reklame ini bukan baru sekali terjadi di Surabaya tetapi kejadian ini sudah kesekian kalinya terjadi dan berakibat cukup fatal. Kejadian kali ini memang hanya mengakibatkan kerugian secara materiil dan waktu, karena kejadian robohnya reklame ini membuat kereta tertahan sekitar 2 jam di stasiun Wonokromo. Jauh sebelum kejadian ini kerugian yang ditimbulkan lebih dari sekedar materiil dan non materiil tetapi berupa nyawa yang hilang karena kejadian ini. Pihak pemkot Surabaya benar-benar mencemaskan kejadian jatuhnya reklame ini yang dapat berakibat lebih fatal daripada kejadian-kejadian saat ini. Reaksi serupa juga diperlihatkan DPRD Surabaya, pihaknya sangat kecewa dengan robohnya reklame itu.
Salah satu penumpang sebut saja al (karena tidak ingin disebutkan namanya) kereta yang tertahan di stasiun Wonokromo menuturkan “kejadian iki benar-benar membuat runyam!semuanya jadi telat nang Malang”. Dan tertahannya kereta penataran SBY-Malang mengakibatkan para penumpang cukup kesal dan mengumpat karena 2 jam lebih mereka menunggu untuk berangkat. Di tambah lagi aliran listrik di Stasiun Wonokromo terputus karena petir. Ini merupakan pekerjaan rumah bagi pemkot Surabaya agar tidak terulang kembali kejadian yang merugikan masyarakat. ()




Tidak ada komentar:
Posting Komentar